Jesus, mati di kayu salib atau di gantung di pohon? http://www.sarapanpagi.org/jesus-mati-di-kayu-salib-atau-di-gantung-di-pohon-vt304.html#650Jesus, mati di kayu salib atau di gantung di pohon?TANYA : Sumber http://bibleresources.bible.com/passagesearchresults.php?passage1=Acts+5&version=31Act 5: 30 The God of our fathers raised Jesus from the dead—whom you had killed by hanging him on a tree.
----------
Dan Versi King James, dari http://www.biblegateway.com/passage/?search=Acts%205%20;&version=50;Act 5: 30 The God of our fathers raised up Jesus whom you murdered by hanging on a tree.
---------
Dan Versi Amercian Standard Version Bible, dari http://www.biblegateway.com/passage/?search=Acts%205%20;&version=8;Act 5:30 The God of our fathers raised up Jesus, whom ye slew, hanging him on a tree.
Artinya: Kisah Para Rasul 5:30 Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus dari kematian -- yang kamu bunuh dengan gantungkan pada pohon.
Namun Al Kitab berbahasa Indonesia menggantikan tree (pohon) menjadi salib. http://www.einjil.comKisah Para Rasul 5:30 Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh.
Lalu yang bener yang mana, di salib atau di gantung di pohon?JAWAB :* Kisah 5:30 LAI TB, Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh.
TBR, Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus yang kamu bunuh dengan menggantung-Nya pada kayu salib.
LAI TL, Adapun Allah Tuhan nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang sudah kamu ini bunuh dengan menggantungkan Dia pada kayu itu.
KLINKERT 1870, Bahwa olih Allah nenek-mojang kita telah dibangoenkan Isa poela, jang telah kamoe boenoeh dengan menggantoengkan dia pada kajoe.
NIV, The God of our fathers raised Jesus from the dead—whom you had killed by hanging him on a tree.
KJV, The God of our fathers raised up Jesus, whom ye slew and hanged on a tree.
NASBThe God of our fathers raised up Jesus, whom you had put to death by hanging Him on a crossTextus Receptus (TR), ο θεος των πατερων ημων ηγειρεν ιησουν ον υμεις διεχειρισασθε κρεμασαντες επι ξυλου
Translit interlinear, ho theos {Allah} tôn paterôn {nenek-moyang} hêmôn {kita} êgeiren {telah membangkitkan} iêsoun {Yesus} hon {yang} humeis {kamu} diekheirisasthe {telah bunuh} kremasantes {(dengan) menggantungkan} epi {pada} xulou {tiang (kayu)}
Naskah asli TR menulis dengan kata ξυλον - xulon yang menurut lexicon Yunani :
1. wood
a. that which is made of wood
1. as a beam from which any one is suspended, a gibbet, a cross
2. a log or timber with holes in which the feet, hands, neck of prisoners were inserted and fastened with thongs
3. a fetter, or shackle for the feet
a4. a cudgel, stick, staff
2. a tree
Alkitab terjemahan Indonesia modern, dan NASB menterjemahkannya secara kontekstual agar pembacanya mudah mengerti.
Versi KJV misalnya menyajikannya secara static (kata-per-kata). Demikian pula terjemahan Alkitab Indonesia Lama dan Kuno menterjemahkannya dengan ‘kayu’ saja.
Disamping itu pula kata Inggris TREE tidak selalu berrti 'POHON', dibawah ini saya kutip dari sebuah kamus Inggris:
TREE
1. a. A perennial woody plant having a main trunk and usually a distinct crown. b. A plant or shrub resembling a tree in form or size.
2. Something, such as a clothes tree, that resembles a tree in form.
3. A wooden beam, post, stake, or bar used as part of a framework or structure.
4. A saddletree.
5. A diagram that has branches in descending lines showing relationships as of hierarchy or lineage: a family tree; a telephone tree.
6. Computer Science A structure for organizing or classifying data in which every item can be traced to a single origin through a unique path.
7. Archaic a. A gallows. b. The cross on which Jesus was crucified.
Namun harus kita pahami, bahwa kata ξυλον - xulon menurut lexicon Yunani bisa berarti pohon, bisa pula berarti kayu (wood).
Kita tahu bahwa kitab Kitab Kisah Para Rasul maupun Kitab Lukas adalah ditulis oleh penulis yang sama.
Dalam Kitab Lukas 23:26, tertulis jelas Simon dari Kirene menggantikan Yesus memikul ‘salib’ :
* Lukas 23:26LAI TB, Ketika mereka membawa Yesus, mereka menahan seorang yang bernama Simon dari Kirene, yang baru datang dari luar kota, lalu diletakkan salib itu di atas bahunya, supaya dipikulnya sambil mengikuti Yesus
KJV, And as they led him away, they laid hold upon one Simon, a Cyrenian, coming out of the country, and on him they laid the cross, that he might bear it after Jesus.
TR, και ως απηγαγον αυτον επιλαβομενοι σιμωνος τινος κυρηναιου του ερχομενου απ αγρου επεθηκαν αυτω τον σταυρον φερειν οπισθεν του ιησου
Translit, kai {lalu} hôs {ketika} apêgagon {mereka membawa keluar} auton {Dia} epilabomenoi {menangkap} simônos {Simon} tinos {tertentu} kurênaiou {orang kirene} erkhomenou {(yang) darang} ap {dari} agrou {luar kota} epethêkan {mereka meletakkan pada} autô {dia} ton {itu} stauron {salib} pherein {untuk memikul (nya)} opisthen {dibelakang} tou iêsou {Yesus}
Ayat diatas jelas bahwa Salib itu dipikul, dibawa menuju ke suatu tempat yang bernama Calvary (Tengkorak).
Dan perhatikan ayat ini :
* Lukas 23:33LAI TB, Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Yesus di situ dan juga kedua orang penjahat itu, yang seorang di sebelah kanan-Nya dan yang lain di sebelah kiri-Nya
KJV, And when they were come to the place, which is called Calvary, there they crucified him, and the malefactors, one on the right hand, and the other on the left.
TR, και οτε απηλθον επι τον τοπον τον καλουμενον κρανιον εκει εσταυρωσαν αυτον και τους κακουργους ον μεν εκ δεξιων ον δε εξ αριστερων
Translit, kai hote apêlthon epi ton topon ton kaloumenon kranion ekei estaurôsan auton kai tous kakourgous hon men ek dexiôn hon de ex aristerôn
Artinya Yesus menjalani hukuman dengan media ξυλον - xulon/kayu yang dibawa dari tempat lain ke tempat yang bernama Calvary dan Ia disalibkan di kayu tersebut.
Adalah jelas pula Salib itu terbuat dari kayu, dan tentu saja kayu berasal dari pohon :
Kata ‘salib’, Yunani σταυρος - stauros, crux, crucifigo, Latin.
Arti pertamanya adalah kayu sulaan atau balok yang berdiri tegak.
Arti kedua, kayu sulaan sebagai alat penghukuman mati seseorang. Dalam arti kedua ini Perjanjian Baru menggunakan ‘salib’.
Menyalibkan ‘penjahat’ dalam keadaan hidup menggantung di kayu itu tidak terdapat pada Perjanjian Lama. Penyaliban baru dikenal pada masa penjajahan Romawi di tanah Yudea.
Namun ada kalanya ada cara penghukuman yang mirip dalam Perjanjian Lama yaitu dengan menggantungkan ( תלה - TALAH, Ibrani) mayat di sebuah pohon/ tiang kayu sebagai peringatan :
* Ulangan 21:22-2321:22 LAI TB, "Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian kaugantung dia pada sebuah tiang,
LAI TL, Maka jikalau barang seorang telah berbuat dosa yang patut ia mati dibunuh, dan jika hukumnya kamu menggantungkan dia pada kayu,
KJV, And if a man have committed a sin worthy of death, and he be to be put to death, and thou hang him on a tree:
Biblia Hebraic Stuttgartensia (BHS), Hebrew with vowels,
וְכִי־יִהְיֶה בְאִישׁ חֵטְא מִשְׁפַּט־מָוֶת וְהוּמָת וְתָלִיתָ אֹתֹו עַל־עֵץ׃
Translit, VEKHI-YIHYEH VEISY KHET MISYPAT-MAVET VEHUMAT VETALITA OTO 'AL-'ETS
21:23 LAI TB, maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu."
LAI TL, tiada boleh mayatnya bermalam pada kayu itu, melainkan hendaklah kamu menguburkan dia pada hari itu juga, karena orang yang tergantung itu kutuklah bagi Tuhan Allah! Maka sebab itu janganlah kamu menajiskan tanahmu, yang telah dikaruniakan Tuhan, Allahmu, kepadamu akan bahagian pusaka.
KJV, His body shall not remain all night upon the tree, but thou shalt in any wise bury him that day; (for he that is hanged is accursed of God;) that thy land be not defiled, which the LORD thy God giveth thee for an inheritance.
Hebrew,
לֹא־תָלִין נִבְלָתֹו עַל־הָעֵץ כִּי־קָבֹור תִּקְבְּרֶנּוּ בַּיֹּום הַהוּא כִּי־קִלְלַת אֱלֹהִים תָּלוּי וְלֹא תְטַמֵּא אֶת־אַדְמָתְךָ אֲשֶׁר יְהוָה אֱלֹהֶיךָ נֹתֵן לְךָ נַחֲלָה׃ ס
Translit, LO-TALIN NIVLATO 'AL-HA'ETS KI-QAVOR TIQBERENU BAYOM HAHU KI-QILLAT 'ELOHIM TALUY VELO TETAME 'ET-ADMATKHA ASYER YEHOVAH 'ELOHEIKHA NOTEN LEKHA NAKHALAH* Yosua 10:26LAI TB, Sesudah itu Yosua membunuh raja-raja itu, dan menggantung mereka pada lima tiang, dan mereka tinggal tergantung pada tiang-tiang itu sampai matahari terbenam
LAI TL, Setelah itu diparang Yusak akan mereka itu serta dibunuhnya mereka itu dan digantungkannya pada lima batang tiang kayu, maka mereka itupun tinggal tergantung pada tiang itu sampai petang hari
KJV, And afterward Joshua smote them, and slew them, and hanged them on five trees: and they were hanging upon the trees until the evening.
Hebrew,
וַיַּכֵּם יְהֹושֻׁעַ אַחֲרֵי־כֵן וַיְמִיתֵם וַיִּתְלֵם עַל חֲמִשָּׁה עֵצִים וַיִּהְיוּ תְּלוּיִם עַל־הָעֵצִים עַד־הָעָרֶב׃
Translit, VAYAKEM YEHOSYUA 'AKHAREY-KHEN VAYEMITEM VAYITLEM 'AL KHAMISYAH 'ETSIM VAYIHYU TELUYIM AL-HA'ETSIM 'AD-HA'AREV
Kematian dengan cara digantung itu di sebuah tiang kayu עץ - 'ETS, Ibrani adalah lambang suatu kutuk. Penulis Kitab Kisah Para Rasul (Lukas) mencatat perkataan Petrus dalam Kisah 5:30, Dalam ayat ini ia mencatan istilah khusus yang diucapkan Petrus yaitu kata ξυλον - xulon dan kata עץ - 'ETS yang sudah dikenal dalam pengajaran Yudaisme, bahwa orang yang mati dengan cara digantung adalah dikutuk oleh Allah (bandingkan dengan Kisah 10:39, Galatia 3:13).
Kata עץ - 'ETS menurut lexicon Ibrani :
1. tree, wood, timber, stock, plank, stalk, stick, gallows
a. tree, trees
b. wood, pieces of wood, gallows, firewood, cedar-wood, woody flax
Jika anda telaah lagi, konteks Petrus mengucapkan kata-kata itu adalah dihadapan Sanhedrin (Mahkamah Agama Yahudi), baca selengkapnya Kisah 5:26-42.
Petrus menggunakan rujukan Tanakh-Ibrani dalam menjelaskan kematian Yesus dengan cara digantung ( תלה - TALAH) di sebuah עץ - 'ETS yang merupakan lambang kematian terkutuk.
Dalam kesempatan ini pula Petrus mewartakan kematian Yesus, bahwa Yesus memikul kutuk dosa manusia dalam kematianNya dengan cara "digantung"/ תלה - TALAH itu.
Tentu saja dalam kesempatan ini Petrus yang sangat tahu bahwa Yesus mati dengan cara disalibkan, namun ia sengaja menggunakan suatu istilah yang sudah dikenal dalam Tanakh Ibrani yaitu תלה - TALAH dan עץ - 'ETS , karena ia tahu kepada siapa ia saat itu sedang berbicara.
Dan kemudian menjelaskan dihadapan Sandherin itu misi kematian Yesus adalah sebagai anak-domba kurban dosa bagi seluruh umat manusia :
* Kisah 5: 31-33
5:31 Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa.
5:32 Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia."
Blessings,
BP
January 3, 2006
Forumer™ is Voted #1 Free Forum Hosting provider
Build your own community today with the largest message board hosting company.