YESUS, ANAK ALLAH YESUS, ANAK ALLAH
Dalam Perjanjian Baru, bentuk jamak "anak-anak Allah" ditujukan kepada manusia dengan persyaratan tertentu yaitu manusia yang diangkat oleh Allah menjadi anak karena percaya kepada Yesus Kristus.
* Yohanes 1:12,
"Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;"
* Galatia 3:26,
"Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus."
Namun gelar "Anak Allah" dalam bentuk tunggal ditujukan kepada Yesus Kristus merujuk kepada kesamaan hakekat dengan Allah (Yohanes 1:1-14; 5:18-25; 10:30-38)
Tidak pernah ada seorang nabi yang disebut sebagai "Anak Allah", bahkan tidak ada gelar "Anak Allah" dalam bentuk tunggal buat manusia. Ungkapan "anak-anak Allah" dalam bentuk jamak ditujukan pertama kali kepada keturunan Set (Kejadian 6:2); kedua kepada malaikat-malaikat (Ayub 1:6); ketiga, kepada bangsa Israel; dan keempat, kepada raja-raja Israel tempo doeloe.
Maka, gelar Anak Allah dalam bentuk tunggal hanya dimiliki oleh Yesus Kristus.
Yesus disebut Anak Allah (bentuk tunggal). Anak Allah bukan berarti bahwa Allah itu seperti seorang perempuan beranak. Anak Allah adalah gelar yang diberikan untuk menunjukkan keakraban hubungan. Yesus dan Bapa memiliki "satu" hakekat, tidak berarti bahwa kedua-duanya itu identik.
Ayat dibawah ini menunjukkan bahwa sebutan bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah yaitu menurut "daging" atau secara manusiawi :
* Roma 1:3,
"tentang Anak-Nya, yang menurut daging diperanakkan dari keturunan Daud,"
- "PERI TOU HUIOU AUTOU TOU GENOMENOU EK SPERMATOS DABID KATA SARKA"
Lebih lanjut keterangan mengenai Anak Allah 'uios theou' , sbb :
Anak Allah (bentuk tunggal --> dalam terjemahan bahasa-bahasa yang menggunakan huruh latin ditulis dengan awalan huruf kapital) hanya Yesus Kristus, dalam ayat dibawah ini dengan jelas disebut sebagai "Anak Allah yang tunggal, monogenê" :
* Yohanes 3:16 :
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
TR Interlinear : outôs {demikian} gar {karena} êgapêsen {mengasihi} o theos {Allah} ton kosmon {manusia di dunia} ôste {sehingga} ton uion {anak} autou ton monogenê {yang tunggal/ yang unik} edôken {Ia telah memberikan} ina {supaya} pas {setiap (orangyang)} o pisteuôn {percaya} eis {kepada} auton {Dia} mê {tidak} apolêtai {menjadi binasa} all {melainkan} echê {beroleh} zôên {hidup} aiônion {kekal}
Jelas dalam Lukas 1:32,35 Gelar ‘Anak Allah’ (single) adalah sebutan bagi Yesus, ketika Yesus yang adalah Allah itu menjadi manusia :
* Lukas 1:32
Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
TR Interlinear : outos {HE} estai {SHALL BE} megas {GREAT,} kai {AND} uios {SON OF (single) upsistou { HIGHEST} klêthêsetai {SHALL HE BE CALLED;} kai {AND} dôsei {SHALL GIVE} autô {HIM } kurios {LORD} o theos {GOD} ton {THE} thronon {THRONE} dabid tou {OF DAVID} patros autou {HIS FATHER;}
* Lukas 1:35
Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
TR Interlinear : kai {AND} apokritheis {ANSWERING} o {THE} aggelos {ANGEL} eipen {SAID} autê {TO HER, } pneuma {SPIRIT} agion {HOLY} epeleusetai {SHALL COME} epi {UPON} se {THEE,} kai {AND} dunamis {POWER OF } upsistou {HIGHEST} episkiasei {SHALL OVERSHADOW} soi {THEE;} dio {WHEREFORE} kai {ALSO} to {THE} gennômenon {BORN} agion {HOLY THING} klêthêsetai {SHALL BE CALLED} uios {SON} theou {OF GOD.}
Maka, istilah "Anak Allah" itu tidak berarti Allah sebagai makhluk biologis, kawin, kemudian mempunyai anak. Di era Perjanjian Lama, istilah itu ditujukan kepada keturunan Adam lewat Set yang saleh, juga ditujukan kepada para malaikat dan bangsa Israel. Cara penggunaan kepada bangsa Israel sebagai keseluruhan dan kepada raja mereka secara khusus, menyatakan hubungan mereka dengan Allah dalam arti Allah memelihara dan melindungi mereka di satu pihak, dan pada pihak lain, pelayanan dan ketaatan manusia kepada Allah. Dalam hal ini Allah dipandang sebagai seorang Bapa.
Yesus Kristus tahu pasti hubungan-Nya yang khas dengan Allah, yang disapanya dengan akrab "Abba". Dengan latar belakang inilah dapat dipahami jika Yesus Kristus memakai istilah "Anak" untuk menyatakan hubungan-Nya dengan Allah sebagai Bapa. Dia menyatakan keakraban antara Dia dengan Allah persis sama keakraban seorang anak dengan ayahnya.
Bandingkan bagaimana kita sendiri dapat disebut sebagai "anak bangsa" dan tanah air Indonesia dikatakan sebagai "ibu pertiwi".
Yesus Kristus adalah Allah, selanjutnya bisa dibaca dalam artikel disini:
forumer.com/viewtopic.php?p=12#12" target="_blank">http://sarapanpagi.6.forumer.com/viewtopic.php?p=12#12
syalom- 11-18-2005
Yesus Tidak pernah menjadi Anak "ALLAH" tidak ada rumus dan dasarnya kalau Yesus anak ALLAH, anda harus tau dan mengerti siapa itu ALLAH dan siapa itu YESUS.
BP- 11-18-2005
Gelar ANAK ALLAH, penjelasan lanjutannya silahkan anda baca di :
KRISTOLOGI : INKARNASI (PENJELMAAN) :
forumer.com/viewtopic.php?p=1021#1021" target="_blank">http://sarapanpagi.6.forumer.com/viewtopic.php?p=1021#1021
lebih lanjut di :
TANGGAPAN ATAS TUDUHAN TENTANG INKARNASI YESUS KRISTUS
forumer.com/viewtopic.php?p=1034#1034" target="_blank">http://sarapanpagi.6.forumer.com/viewtopic.php?p=1034#1034
Forumer™ is Voted #1 Free Forum Hosting provider
Build your own community today with the largest message board hosting company.