| View previous topic :: View next topic |
| Author |
Message |
BP

Joined: 31 Aug 2005 Posts: 1499
|
Posted: Wed Sep 14, 2005 6:41 am Post subject: ALLAH PENCEMBURU |
|
|
ALLAH PENCEMBURU
Tanya :
| Quote: | | Mengapa Allah bisa cemburu? bukankah Dia yg Maha Pengasih, pengampun? |
JAWAB :
LATAR BELAKANG :
* Keluaran 20:1-5
20:1 Lalu Allah mengucapkan segala firman ini:
20:2 "Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.
20:3 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.
20:5 LAI Terjemahan Baru (TB), Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,
King James Version (KJV), Thou shalt not bow down thyself to them, nor serve them: for I the LORD thy God am a jealous God, visiting the iniquity of the fathers upon the children unto the third and fourth generation of them that hate me;
Biblia Hebraic Stuttgartensia (BHS), Hebrew with vowels,
לֹֽא־תִשְׁתַּחְוֶה לָהֶם וְלֹא תָעָבְדֵם כִּי אָֽנֹכִי יְהוָה אֱלֹהֶיךָ אֵל קַנָּא פֹּקֵד עֲוֹן אָבֹת עַל־בָּנִים עַל־שִׁלֵּשִׁים וְעַל־רִבֵּעִים לְשֹׂנְאָֽי׃
Translit, LO'-TISYTAKHVEH LAHEM VELO' TA'AVDEM KI 'ANOKHI YEHOVAH 'EL QANA' POQED 'AVON 'AVOT 'AL-BANIM 'AL-SYILESYIM VE'AL-RIBE'ÏM LESONE'AY
Bangsa Israel mempunyai perjanjian Khusus dengan Allah, bahwa mereka adalah bangsa terpilih, Allah memberikan 10 Hukum yang berisi “jangan ada allah (gods) lain di hadapanKu” (ayat 3) Kata allah (gods) disitu berbentuk jamak. Artinya ada pembatasan Allah Bapa dalam penyembahan kepada Eloah dan bukan kepada elohim yang lain, ini merupakan inti dari Perjanjian Israel. Dan berlaku bagi iman Kristiani hingga sekarang. Dengan demikian: Tak ada Allah lain kecuali Sang Eloah.
Tetapi dalam perjalanan umat Israel, mereka sering berpaling kepada illah-illah lain dan menyembah mereka. Hal ini menimbulkan kemarahan Allah karena Israel melanggar perjanjian itu.
* ULANGAN 31:16-21
31:16 Mereka membangkitkan cemburu-Nya dengan allah asing, mereka menimbulkan sakit hati-Nya dengan dewa kekejian,
31:17 mereka mempersembahkan korban kepada roh-roh jahat yang bukan allah, kepada allah yang tidak mereka kenal, allah baru yang belum lama timbul, yang kepadanya nenek moyangmu tidak gentar.
31:18 Gunung batu yang memperanakkan engkau, telah kaulalaikan, dan telah kaulupakan Allah yang melahirkan engkau.
31:19 Ketika Tuhan melihat hal itu, maka Ia menolak mereka, karena Ia sakit hati oleh anak-anaknya lelaki dan perempuan.
31:20 Ia berfirman: Aku hendak menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka, dan melihat bagaimana kesudahan mereka, sebab mereka itu suatu angkatan yang bengkok, anak-anak yang tidak mempunyai kesetiaan.
31:21 Mereka membangkitkan cemburu-Ku dengan yang bukan Allah, mereka menimbulkan sakit hati-Ku dengan berhala mereka. Sebab itu Aku akan membangkitkan cemburu mereka dengan yang bukan umat, dan akan menyakiti hati mereka dengan bangsa yang bebal.
PERZINAHAN ROHANI :
Segala aktivitas dan godaan “pergi mencari allah lain" akan memancing murka dan cemburu Allah. Fakta bahwa kecemburuan Allah banyak sekali kita dapati dari kisah-kisah yang dicatat dalam Alkitab.
Contoh :
Yehezkiel pasal 16 :
Yerusalem diibaratkan sebagai pelacur, umat yang bersundal. Persundalan yang dimaksud Kitab Yehezkiel adalah Firman terhadap penduduk Yerusalem karena telah berpaling dari ALLAH dan menyembah kepada illah-illah lain.
Yehezkiel 16:1-63 judul perikopnya "Yerusalem Yang Tidak Setia"
Ayat-ayat didalamnya menunjukkan dengan cara alegoris(kias), bahwa sejarah Israel merupakan suatu 'catatan yang tak putus-putusnya dari kemurtadan yang jahat sekali'. Perikop ini terbagi dalam empat bagian:
a. Suatu cerita populer mengenai seorang anak yang baru lahir, yang dijumpai, dan yang akhirnya menjadi ratu.
b. Kakak-kakak perempuan Yerusalem, yaitu Samaria dan Sodom yang sangat jahat, masih lebih baik dibandingkan dengan dia.
c. Yerusalem dapat dikembalikan lagi ke tempatnya semula hanya dalam rangkaian dengan kelompok saudarinya, yang terhina dulu.
d. Yerusalem yang bertobat akan menerima perjanjian baru dari Allah.
Bila Yehezkiel melalui perlambangannya menekankan transendensi Allah, maksudnya ialah untuk menjelaskan bahwa kemahakuasaan Allah tidak bisa dibatasi oleh kegagalan umat-Nya. Hal ini bermuara pada pembongkaran sejarah dan agama Israel yang paling tajam dalam Perjanjian Lama sebagaimana dituangkan dalam pasal 16, 20, dan 23.
Kalimat yang digunakan oleh nabi Yehezkiel memang sangat keras dan satiris yang mengumpamakan perilaku penduduk kota Yerusalem seperti perempuan sundal. Dan itu mengakibatkan kecembuan Allah.
Dan akibat dari persundalan orang Yerusalem tersebut ALLAH MENGHUKUM mereka sebagaimana digambarkan dalam :
Yehezkiel 16 : 35 – 43 : “……. 38 AKU akan menghakimi engkau ….. 42 Demikianlah AKU melampiaskan murkaKu kepadamu …. 43 ….., tetapi dengan semuanya ini membuat AKU gemetar kemarahan ….
Pelajaran yang bisa diambil dari Kitab tersebut : PERSUNDALAN AKAN DIHUKUM ALLAH.
-------------------------------
Allah itu Kasih, tetapi mengapa Dia mempunyai Sifat Cemburu dan Marah?
ALLAH YANG MARAH
Allah yang marah
Allah yang menghukum
Sepertinya ini bertentangan dengan sifat Allah yang panjang sabar
* Yehezkiel 18:23
Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup?
Ayat tersebut jelas menyatakan bahwa Allah lebih menghendaki pertobatan daripada membinasakan.
Allah tidak mungkin membinasakan bangsa-bangsa tertentu, kecuali Ia adalah Allah yang Adil dan kejahatan orang-orang itu tidak dapat lagi dicegah/ dimaafkan.
Ketika Allah melakukan penghukuman atas kejahatan-kejahatan manusia; itu adalah sesuai kodratNya bahwa Dia adalah Allah yang KUDUS. Allah menghendaki umatnya mengikuti perengaiNya yang kudus. Allah melakukan hal ini supaya manusia bertobat dan menyesuaikan diri dengan sifat-Nya ini (bara Yeremia 18)
Contoh:
Mengenai kisah orang Amori; Allah memberikan waktu ratusan tahun bagi mereka untuk bertobat, namun mereka tidak bertobat (Kejadian 15:16).
Nuh berkotbah 120tahun lamanya kepada orang-orang sezamannya sebelum Air Bah tiba (kejadian 6:3)
Kisah-kisah tersebut malah menggambarkan Allah yang Panjang-Sabar, yang memberikan kesempatan kepada bangsa-bangsa itu tidak terhitung banyaknya untuk bertobat dan kembali kedalam hubungan yang harmonis dengan Dia. Hanya saja manusia selalu terus-menerus menolak,. Maka Allah mengadili dan menghukum mereka karena perbuatan-perbuatan mereka yang jahat itu.
Jadi jangan lupa walaupun Allah mempunyai sifat Maha Kasih (1Yoh.4:8). tetapi Allah mempunyai sifat Maha Adil.
Sebagaimana Allah tidak pernah kompromi dengan dosa dan ”upah dosa adalah maut”.
Allah yang Kudus, dan kaya akan Rahmat, namun tidak akan membiarkan dosa tanpa dihukum.
----------------------------------------
Allah adil tetapi sekaligus kasih.
Ini nyata dalam penyelamatan orang berdosa. Semua orang sudah berdosa, sudah melawan Allah dan harus dihukum
* Roma 3:23
Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
* Roma 6:23
Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita
Tetapi Allah juga mengasihi manusia. Kasih-Nya tidak boleh meniadakan hukuman. Sebagai orang berdosa kita harus dihukum, tetapi Allah ingin menyelamatkan kita. Disini kita melihat kesulitan agama-agama menyelesaikan masalah dosa manusia.
Terlalu mudah kalau Allah main mengampuni saja, tetapi itu adalah sikap dan tindakan yang tidak berintegritas. Untuk itu Allah mengirimkan Anak-Nya yang tunggal. Hukuman yang harus dijatuhkan kepada manusia ditanggung oleh Diri Anak-Nya, sehingga kita boleh diselamatkan.
Ini adalah pernyataan dan tindakan kasih Allah yang sangat dahsyat, mengimbangi keadilan-Nya yang juga dahsyat. Itu sebab, orang Kristen melihat betapa ngerinya manusia yang berani bermain-main dengan cinta kasih dan keadilan Allah.
---------------------------------------
Tanya :
| Quote: | | apakah cemburunya Tuhan itu sama kayak cemburunya manusia ? |
JAWAB :
Ya "kira-kira" bisa disamakan dengan sikap kita kalo mendapati pasangan kita berselingkuh
Marah, sakit hati, harga diri diinjak-injak, macem-macem dah..........
Umat Allah digambarkan sebagai istri atau mempelai perempuan. Sehingga umat yang tidak setia itu diibaratkan sebagai istri yang tidak setia. (Pelajari kisah Nabi Hosea, Allah memerintahkan Hosea untuk "mengawini seorang perempuan sundal" yang bernama Gomer (Hosea 1:2) untuk melukiskan ketidaksetiaan rohani Israel kepada Allah. Allah memerintahkan seorang nabi yang saleh itu menikahi perempuan sundal untuk menggambarkan berita-Nya kepada bangsa Israel)
Alkitab Perjanjian Baru mengatakan bahwa Gereja adalah mempelai Kristus (Efesus 5:23–32).
* Efesus 5:23
karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.
* Wahyu 21:9
Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba."
Andaikata mempelai perempuan ini berselingkuh, bisa dibayangkan betapa marahnya Sang Mempelai Laki-Laki. Seperti suami yang cemburu, Tuhan marah jika umatnya berpaling kepada illah-illah lain.
Tuhan cemburu (Keluaran 34:14), karena Dia adalah satu-satunya Allah, dan Allah tidak mau berbagi kemuliaan dengan berhala, patung, sesuatu apa dan siapa pun juga (Yesaya 42:8; 45:5). Cemburu Allah ini timbul untuk mempertahankan namaNya yang Kudus (Yehezkiel 39:25-29).
Jadi, manusia yang digambarkan sebagai istri/mempelai perempuan harus memberikan kehormatan dan kemuliaan itu adalah mutlak hak-Nya seutuhnya.
Reff Ayat :
* Keluaran 34:14
Sebab janganlah engkau sujud menyembah kepada allah lain, karena TUHAN, yang nama-Nya Cemburuan, adalah Allah yang cemburu.
Yesaya 42:8
Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.
* Yesaya 45:5
Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku,
* Yehezkiel 39:25-29
39:25 Oleh sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Sekarang, Aku akan memulihkan keadaan Yakub dan akan menyayangi seluruh kaum Israel dan cemburu-Ku timbul untuk mempertahankan nama-Ku yang kudus.
39:26 Mereka akan melupakan noda mereka dan segala ketidaksetiaan mereka, yang dilakukannya terhadap Aku, kalau mereka sudah diam kembali di tanah mereka dengan aman tenteram dengan tidak dikejutkan oleh apapun,
39:27 dan kalau Aku sudah membawa mereka kembali dari tengah bangsa-bangsa dan mengumpulkan mereka dari tanah musuh-musuh mereka dan pada saat Aku menunjukkan kekudusan-Ku kepada mereka di hadapan bangsa-bangsa yang banyak.
39:28 Dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, Allah mereka, yang membawa mereka ke dalam pembuangan di tengah bangsa-bangsa dan mengumpulkan mereka kembali di tanahnya dan Aku tidak membiarkan seorangpun dari padanya tinggal di sana.
39:29 Aku tidak lagi menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka, kalau Aku mencurahkan Roh-Ku ke atas kaum Israel, demikianlah firman Tuhan ALLAH."
---------------------------------------
Tanya :
| Quote: | | Tapi di PB kayaknya Tuhan udah gak cemburuan lagi ya? |
JAWAB :
Kasih, Belas Kasihan, Penghukuman ada tersebar dalam PL maupun PB, karena Allah itu tetap dan tidak berubah. Tetapi keadaan berbeda menuntut penekanan-penekanan yang berbeda pula.
Maka jika kita membaca kedua perjanjian itu harus tetap dalam pengertian ALLAH MAHA KUDUS yang sama, yang KAYA AKAN RAHMAT, namun yang tidak membiarkan dosa tanpa dihukum.
Selengkapnya baca di :
http://www.sarapanpagi.org/allah-di-pl-dan-di-pb-vt15.html#33
Blessings,
BP |
|
| Back to top |
|
 |
sarapanpagi Site Admin
Joined: 31 Aug 2005 Posts: 93
|
Posted: Sat Apr 05, 2008 5:12 pm Post subject: |
|
|
CEMBURU ILAHI
Tanya :
| Quote: | ada yg ingin saya tanyakan tentang
keluaran 20 : 5 : ...sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu...
bila diperbandingkan dengan 1 Korintus 13 : 4 : ...kasih itu...tidak cemburu...
Kontradiksi? Mohon penjelasannya, karena Allah adalah kasih |
JAWAB :
Meskipun kedua ayat yang dipertentangkan diatas menggunakan kata "cemburu" namun kita harus melihat perbedaan konteks kata "cemburu" didalam masing-masing ayat tersebut.
Kita bicarakan Kasih terlebih dahulu :
1. Kasih
Allah itu kasih, kasih adalah sifat/ atribut Allah :
* 1 Yohanes 4:8,16
4:8 LAI TB, Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.
KJV, He that loveth not knoweth not God; for God is love.
TR, ο μη αγαπων ουκ εγνω τον θεον οτι ο θεος αγαπη εστιν
Translit, ho mê agapôn ouk egnô ton theon hoti ho theos agapê estin
4:16 LAI TB, Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.
KJV, And we have known and believed the love that God hath to us. God is love; and he that dwelleth in love dwelleth in God, and God in him.
TR, και ημεις εγνωκαμεν και πεπιστευκαμεν την αγαπην ην εχει ο θεος εν ημιν ο θεος αγαπη εστιν και ο μενων εν τη αγαπη εν τω θεω μενει και ο θεος εν αυτω
Translit, kai hêmeis egnôkamen kai pepisteukamen tên agapên ên echei ho theos en hêmin ho theos agapê estin kai ho menôn en tê agapê en tô theô menei kai ho theos en autô
Kasih, αγαπη - agapê. Kasih tidak bertujuan mencari kepentingan diri sendiri, melainkan kebaikan bagi orang lain. "Kasih" itu sebenarnya cakupannya luas sekali, dengan mengacu pada 1 Korintus 13:4-8 akan kita dapatkan hal-hal yang berkaitan dengan kasih yang perinciannya sebagai berikut :
[1] sabar, 'makrothumeo'
[2] murah hati, 'chrêsteuomai'
[3] tidak cemburu, 'ou zêloo'
[4] tidak memegahkan diri, 'ou perpereuomai'
[5] tidak sombong, 'ou phusioo'
[6] tidak melakukan yang tidak sopan, 'ou aschêmoneo'
[7] tidak mencari keuntungan diri sendiri, 'ou heautou'
[8] tidak pemarah, 'ou paroxuo'
[9] tidak menyimpan kesalahan orang lain, 'ou logizomai to kakos'
[10] tidak bersukacita karena ketidakadilan, 'ou chairo epi tê adikia'
[11] menutupi segala sesuatu, 'stegeo'
[12] percaya segala sesuatu, 'pisteuo'
[13] mengharapkan segala sesuatu, 'elpizo'
[14] sabar menanggung segala sesuatu, 'hupomone'
2. Cemburu
Kata Yunani ζηλοω - zêloô diterjemahkan oleh LAI TB dengan kata "cemburu"; variasi kata ζηλοω - zêloô, sebagai berikut :
ζηλοω - zêloô, greek lexicon, definition :
a. to burn with zeal
a. to be heated or to boil with envy, hatred, anger
- in a good sense, to be zealous in the pursuit of good
b. to desire earnestly, pursue
- to desire one earnestly, to strive after, busy one's self about him
- to exert one's self for one (that he may not be torn from me)
- to be the object of the zeal of others, to be zealously sought after
c. to envy
παραζηλοω - parazêloô, greek lexicon, definition :
- to provoke to jealously or rivalry
- to provoke to anger
ζηλος - zêlos, greek lexicon, Definition :
excitement of mind, ardour, fervour of spirit
a. zeal, ardour in embracing, pursuing, defending anything
- zeal in behalf of, for a person or thing
- the fierceness of indignation, punitive zeal
b. an envious and contentious rivalry, jealousy
Bandingkan kata Yunani ζηλος - zêlos dengan kata Inggris "jealous", dari kata ζηλος - zêlos inilah kata Inggris "jealous" berasal.
a. Kasih tidak cemburu
Sikap cemburu (iri hati) tidak diperbolehkan, karena hal tersebut bertentangan dengan "kasih", cemburu yang bagaimanakah itu?
* 1 Korintus 13:4
LAI TB, Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu (zêloo). Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
KJV, Charity suffereth long, and is kind; charity envieth not; charity vaunteth not itself, is not puffed up,
TR, η αγαπη μακροθυμει χρηστευεται η αγαπη ου ζηλοι η αγαπη ου περπερευεται ου φυσιουται
Interlinear, hê agapê {kasih} makrothumei {bersabar} chrêsteuetai {bermurah hati} hê agapê {kasih} ou zêloi {tidak cemburu} hê agapê {kasih} ou perpereuetai {tidak memegahkan diri} ou phusioutai {tidak menjadi sombong}
Cemburu dalam 1 Korintus 13:4 ini bandingkan dengan ayat ini :
* Keluaran 20:17
LAI TB, Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu.
Hebrew,
לֹא תַחְמֹד בֵּית רֵעֶךָ לֹא־תַחְמֹד אֵשֶׁת רֵעֶךָ וְעַבְדֹּו וַאֲמָתֹו וְשֹׁורֹו וַחֲמֹרֹו וְכֹל אֲשֶׁר לְרֵעֶךָ׃ פ
Translit Interlinear, LO' {jangan} TAKHMOD {engkau menginginkan} BEIT {rumah} RE'EKHA {tetanggamu} LO'-TAKHMOD {jangan engkau menginginkan} 'ESHET {isteri} RE'EKHA {tetanggamu} VE'AVDO {dan hambanya laki-laki} VA'AMATO {dan hambanya perempuan} VESHORO {dan lembunya} VAKHAMORO {dan keledainya} VEKHOL {dan semua} 'ASHER {yang} LERE'EKHA {pada tetanggamu}
Umat Allah diajar untuk menghargai orang lain dan bukan harta atau materi. Orang lain lebih penting dari apa yang mereka miliki atau apa yang kita miliki. Umat percaya diajar untuk tidak membenci, sikap cemburu/iri-hati terhadap milik orang-lain, terhadap hal yang dipunyai orang lain bisa membawa manusia untuk berbuat dosa. Sikap "cemburu” seperti ini tidak diperbolehkan.
Terhadap ayat-ayat diatas, bandingkan dengan tuntutan untuk perbuatan kasih, seperti dalam perintah yang ditetapkan oleh Tuhan Yesus Kristus ini :
* Matius 22:37-40
22:37 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
22:40 Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."
bandingkan dengan :
* Roma 13:10
LAI TB, Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.
KJV, Love worketh no ill to his neighbour: therefore love is the fulfilling of the law.
TR, η αγαπη τω πλησιον κακον ουκ εργαζεται πληρωμα ουν νομου η αγαπη
Interlinear, hê agapê tô plêsion kakon ouk ergazetai plêrôma oun nomou hê agapê
b. "Cemburu Ilahi" sebagai tuntutan kesucian
Alkitab kadang menggunakan kata-kata negative sebagai kiasan. Allah menuntut manusia hidup suci, pembatasan ini dikiaskan dengan kata "cemburu". Kita tinjau ayat-ayat yang menunjuk pada makna "cemburu ilahi", sbb :
* Roma 10:19
LAI TB, Tetapi aku bertanya: Adakah Israel menanggapnya? Pertama-tama Musa berkata: "Aku menjadikan kamu cemburu (parazêloo) terhadap orang-orang yang bukan umat dan membangkitkan amarahmu terhadap bangsa yang bebal."
KJV, But I say, Did not Israel know? First Moses saith, I will provoke you to jealousy by them that are no people, and by a foolish nation I will anger you.
TR, αλλα λεγω μη ουκ εγνω ισραηλ πρωτος μωσης λεγει εγω παραζηλωσω υμας επ ουκ εθνει επι εθνει ασυνετω παροργιω υμας
Interlinear, alla {tetapi } legô {Aku berkata} mê {apakah} ouk {tidak} egnô {tahu} israêl {Israel} prôtos {pertama-tama} môsês {Musa} legei {berkata} egô {Aku} parazêlôsô {akan menjadikan cemburu} humas {kamu} ep {pada} ouk {[yang] bukan} ethnei {rakyat (-Ku)} epi {pada} ethnei {suatu bangsa bukan Yahudi} asunetô {yang tidak berakal} parorgiô {aku akan membangkitkan marah} humas {kamu}
* 1 Korintus 10:22
LAI TB, Atau maukah kita membangkitkan cemburu (parazêloô) Tuhan? Apakah kita lebih kuat dari pada Dia?
KJV, Do we provoke the Lord to jealousy? are we stronger than he?
TR, η παραζηλουμεν τον κυριον μη ισχυροτεροι αυτου εσμεν
Interlinear, ê {atau,} parazêloumen {kita membuat cmburu} ton kurion {Tuhan} mê {apakah} ischuroteroi {lebih kuat} autou {(daripada) Dia} semen {kita adalah}
* 2 Korintus 11:2
LAI TB, Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu (zêlos) ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.
KJV, For I am jealous over you with godly jealousy: for I have espoused you to one husband, that I may present you as a chaste virgin to Christ.
TR, ζηλω γαρ υμας θεου ζηλω ηρμοσαμην γαρ υμας ενι ανδρι παρθενον αγνην παραστησαι τω χριστω
Interlinear, zêlô {aku cemburu} gar {sebab} humas {kamu} theou {Allah} zêlô {[dengan] cemburu} êrmosamên {aku mempertunangkan} gar {sebab} humas {kamu} heni {kepada satu} andri {laki-laki} parthenon {[sebagai] perawan} agnên {suci} parastêsai {untuk menyerahkan [kamu]} tô {kepada} christô {Kristus}
Terdapat kata negative lain yang diterjemahkan juga dengan "cemburu", yaitu kata Yunani φθονος - phthonos, greek lexicon, definition :
- envy
- for envy, i.e. prompted by envy (Indonesia, cemburu, dengki).
* Yakobus 4:5
LAI TB, Janganlah kamu menyangka, bahwa Kitab Suci tanpa alasan berkata: "Roh yang ditempatkan Allah di dalam diri kita, diingini-Nya dengan cemburu (phthonos) !"
KJV, Do ye think that the scripture saith in vain, The spirit that dwelleth in us lusteth to envy?
TR, η δοκειτε οτι κενως η γραφη λεγει προς φθονον επιποθει το πνευμα ο κατωκησεν εν ημιν
Interlinear, ê {atau} dokeite {kamu menyangka} hoti {bahwa} kenôs {dengan tanpa tujuan} hê graphê {kitab-suci} legei {berkata} pros {dengan} phthonon {kecemburuan } epipothei {ia mengingini} to pneuma {Roh} ho {yang} katôkêsen {Ia menyuruh mendiami} en {didalam} hêmin {kita}
Kata φθονος - phthonos, juga bermakna negatif disamping bisa bermakna "cemburu" juga bermakna "dengki". Kata ini dipakai sebagai gambaran/ kias bahwa Allah sungguh menginginkan secara eksklusif bahwa umatNya hanya boleh setia kepada Allah saja.
Kita akan lihat kata φθονος - phthonos secara harfiah dalam suatu ayat. Dalam ayat ini kata tersebut bermakna sebenarnya. Dalam KJV diterjemahkan dengan "envy":
* Matius 27:18
LAI TB, Ia memang mengetahui, bahwa mereka telah menyerahkan Yesus karena dengki
KJV, For he knew that for envy they had delivered him.
TR, ηδει γαρ οτι δια φθονον παρεδωκαν αυτον
Interlinear, êdei {Ia tahu} gar {sebab} hoti {bahwa} dia {karena} phthonon {rasa dengki} paredôkan {mereka telah menerahkan (ke pengadilan)} auton {Dia}
-----
"Cemburu", dalam bahasa Ibrani adalah קנא - QANA, yang bermakna "menyala, berwarna merah yang kelihatan pada wajah seseorang yang diliputi perasaan membara" juga bermakna "perasaan tidak senang terhadap seseorang yang memiliki sesuatu, yang tidak dimiliki sendiri".
קנא - QANA, tidak ada berbeda makna dengan kata ζηλος - zêlos maupun φθονος - phthonos ; "envy" maupun "jealous"; "cemburu" maupun "dengki", semuanya bermakna negative.
Namun, Alkitab memakai kata negative "cemburu/dengki" seperti diatas sebagai gambaran tanggung-jawab umat percaya bahwa mereka tidak boleh memalingkan dirinya kepada ilah lain, yang membuat Allah bersikap ζηλος - zêlos maupun φθονος - phthonos.
Allah memberikan suatu syarat bahwa keselamatan Israel (umat percaya) itu dijamin ada dikala mereka tidak memalingkan dirinya kepada ilah lain dan membangkitkan cemburu (παραζηλοω - parazêloô) Allah.
Alkitab dengan jelas menggambarkan bahwa Allah adalah "suami" atau "mempelai laki-laki" dari umatNya yang digambarkan sebagai "mempelai perempuan" (Efesus 5:23–32, Wahyu 21:9). Maka untuk menggambarkan tuntutan kesetiaan umat Allah ini, dipakailah kata negatif zelos dan juga φθονος - phthonos.
Sebab Allah yang Esa, sifat kesucianNya menuntut hak-Nya sebagai satu-satunya Allah yang boleh disembah dan Dia tidak akan memberikan kemuliaannya kepada berhala :
* Yesaya 42:8
LAI TB, Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.
KJV, I am the LORD: that is my name: and my glory will I not give to another, neither my praise to graven images.
Hebrew,
אֲנִי יְהוָה הוּא שְׁמִי וּכְבֹודִי לְאַחֵר לֹא־אֶתֵּן וּתְהִלָּתִי לַפְּסִילִים׃
Translit, ANI YEHOVAH HU SYEMI UKHEVODI LE'AKHER LO-ETEN UTEHILATI LAPSILIM
Paulus dalam (1 Korintus 10:22) juga menyinggung perasaan "cemburu ilahi" ini. Paulus menekankan bahwa, tidak diperkenankan umat percaya untuk berpaling kepada ilah lain/ menyembah berhala. Maka sebagai pelayan Allah, Paulus menaruh juga "rasa cemburu" yang sama dengan Allah sendiri, demi kemurnian iman dan kelakuan mereka (2 Korintus 11:2).
Sekarang timbul pertanyaan, mengapa Allah bisa cemburu? bukankah Dia yg Maha Pengasih, Pengampun?
Mari kita lihat latar belakang sikap "cemburu ilahi" ini :
* Keluaran 20:1-5
20:1 Lalu Allah mengucapkan segala firman ini:
20:2 "Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.
20:3 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.
20:5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,
Bangsa Israel mempunyai perjanjian Khusus dengan Allah, bahwa mereka adalah bangsa terpilih, Allah memberikan 10 Hukum yang berisi “jangan ada allah (gods) lain di hadapanKu” (ayat 3) Kata allah (gods) disitu berbentuk jamak. Artinya ada pembatasan Allah Bapa dalam penyembahan kepada Eloah dan bukan kepada elohim yang lain, ini merupakan inti dari Perjanjian Israel. Dan berlaku bagi iman Kristiani hingga sekarang. Dengan demikian: Tak ada Allah lain kecuali Sang Eloah.
Tetapi dalam perjalanan umat Israel, mereka sering berpaling kepada illah-illah lain dan menyembah mereka. Hal ini menimbulkan kemarahan Allah karena Israel melanggar perjanjian itu.
* Ulangan 31 : 16-21
31:16 Mereka membangkitkan cemburu-Nya dengan allah asing, mereka menimbulkan sakit hati-Nya dengan dewa kekejian,
31:17 mereka mempersembahkan korban kepada roh-roh jahat yang bukan allah, kepada allah yang tidak mereka kenal, allah baru yang belum lama timbul, yang kepadanya nenek moyangmu tidak gentar.
31:18 Gunung batu yang memperanakkan engkau, telah kaulalaikan, dan telah kaulupakan Allah yang melahirkan engkau.
31:19 Ketika Tuhan melihat hal itu, maka Ia menolak mereka, karena Ia sakit hati oleh anak-anaknya lelaki dan perempuan.
31:20 Ia berfirman: Aku hendak menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka, dan melihat bagaimana kesudahan mereka, sebab mereka itu suatu angkatan yang bengkok, anak-anak yang tidak mempunyai kesetiaan.
31:21 Mereka membangkitkan cemburu-Ku dengan yang bukan Allah, mereka menimbulkan sakit hati-Ku dengan berhala mereka. Sebab itu Aku akan membangkitkan cemburu mereka dengan yang bukan umat, dan akan menyakiti hati mereka dengan bangsa yang bebal.
PERZINAHAN ROHANI :
Segala aktivitas dan godaan “pergi mencari allah lain" akan memancing murka dan cemburu Allah. Fakta bahwa kecemburuan Allah banyak sekali kita dapati dari kisah-kisah yang dicatat dalam Alkitab.
Contoh :
Yehezkiel pasal 16 :
Yerusalem diibaratkan sebagai pelacur, umat yang bersundal. Persundalan yang dimaksud Kitab Yehezkiel adalah Firman terhadap penduduk Yerusalem karena telah berpaling dari ALLAH dan menyembah kepada illah-illah lain.
Yehezkiel 16:1-63 judul perikopnya "Yerusalem Yang Tidak Setia"
Ayat-ayat didalamnya menunjukkan dengan cara alegoris(kias), bahwa sejarah Israel merupakan suatu 'catatan yang tak putus-putusnya dari kemurtadan yang jahat sekali'. Perikop ini terbagi dalam empat bagian:
a. Suatu cerita populer mengenai seorang anak yang baru lahir, yang dijumpai, dan yang akhirnya menjadi ratu.
b. Kakak-kakak perempuan Yerusalem, yaitu Samaria dan Sodom yang sangat jahat, masih lebih baik dibandingkan dengan dia.
c. Yerusalem dapat dikembalikan lagi ke tempatnya semula hanya dalam rangkaian dengan kelompok saudarinya, yang terhina dulu.
d. Yerusalem yang bertobat akan menerima perjanjian baru dari Allah.
Bila Yehezkiel melalui perlambangannya menekankan transendensi Allah, maksudnya ialah untuk menjelaskan bahwa kemahakuasaan Allah tidak bisa dibatasi oleh kegagalan umat-Nya. Hal ini bermuara pada pembongkaran sejarah dan agama Israel yang paling tajam dalam Perjanjian Lama sebagaimana dituangkan dalam pasal 16, 20, dan 23.
Kalimat yang digunakan oleh nabi Yehezkiel memang sangat keras dan satiris yang mengumpamakan perilaku penduduk kota Yerusalem seperti perempuan sundal. Dan itu mengakibatkan kecembuan Allah.
Dan akibat dari persundalan orang Yerusalem tersebut ALLAH MENGHUKUM mereka sebagaimana digambarkan dalam :
* Yehezkiel 16:35-43 : "…… 38 AKU akan menghakimi engkau … 42 Demikianlah AKU melampiaskan murkaKu kepadamu … 43 … tetapi dengan semuanya ini membuat AKU gemetar kemarahan ….
Pelajaran yang bisa diambil dari Kitab tersebut : PERSUNDALAN AKAN DIHUKUM ALLAH.
CEMBURU, KASIH dan MARAH
Allah itu Kasih, tetapi Dia juga mempunyai Sifat Cemburu dan Marah :
Karena Allah cemburu, Allah marah dan menghukum.
Sepertinya ini bertentangan dengan sifat Allah yang panjang sabar. Benarkah demikian? Mari kita tinjau ayat ini :
* Yehezkiel 18:23
Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup?
Ayat tersebut jelas menyatakan bahwa Allah Marah karena kebobrokan manusia. Namun, Allah lebih menghendaki pertobatan daripada membinasakan.
Allah tidak mungkin membinasakan bangsa-bangsa tertentu, kecuali Ia adalah Allah yang Adil dan kejahatan orang-orang itu tidak dapat lagi dicegah/ dimaafkan.
Ketika Allah melakukan penghukuman atas kejahatan-kejahatan manusia; itu adalah sesuai kodratNya bahwa Dia adalah Allah yang KUDUS. Allah menghendaki umatnya mengikuti perengaiNya yang kudus. Allah melakukan hal ini supaya manusia bertobat dan menyesuaikan diri dengan sifat-Nya ini (baca Yeremia 18 )
Contoh:
Mengenai kisah orang Amori; Allah memberikan waktu ratusan tahun bagi mereka untuk bertobat, namun mereka tidak bertobat (Kejadian 15:16).
Nuh berkotbah 120 tahun lamanya kepada orang-orang sezamannya sebelum Air Bah tiba (kejadian 6:3)
Kisah-kisah tersebut malah menggambarkan Allah yang Panjang-Sabar, yang memberikan kesempatan kepada bangsa-bangsa itu tidak terhitung banyaknya untuk bertobat dan kembali kedalam hubungan yang harmonis dengan Dia. Hanya saja manusia selalu terus-menerus menolak,. Maka Allah mengadili dan menghukum mereka karena perbuatan-perbuatan mereka yang jahat itu.
Jadi jangan lupa walaupun Allah mempunyai sifat Maha Kasih (1Yohanes 4:8,16). tetapi Allah mempunyai sifat Maha Adil.
Sebagaimana Allah tidak pernah kompromi dengan dosa dan "upah dosa adalah maut".
Allah yang Kudus, dan kaya akan Rahmat, namun tidak akan membiarkan dosa tanpa dihukum.
-----
Allah adil tetapi sekaligus kasih.
Ini nyata dalam penyelamatan orang berdosa. Semua orang sudah berdosa, sudah melawan Allah dan harus dihukum :
* Roma 3:23
Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
* Roma 6:23
Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita
Tetapi Allah juga mengasihi manusia. Kasih-Nya tidak boleh meniadakan hukuman. Sebagai orang berdosa kita harus dihukum, tetapi Allah ingin menyelamatkan kita. Disini kita melihat kesulitan agama-agama menyelesaikan masalah dosa manusia.
Terlalu mudah kalau Allah main mengampuni saja, tetapi itu adalah sikap dan tindakan yang tidak berintegritas. Untuk itu Allah mengirimkan Anak-Nya yang tunggal. Hukuman yang harus dijatuhkan kepada manusia ditanggung oleh Diri Anak-Nya, sehingga kita boleh diselamatkan.
Ini adalah pernyataan dan tindakan kasih Allah yang sangat dahsyat, mengimbangi keadilan-Nya yang juga dahsyat. Itu sebab, orang Kristen melihat betapa ngerinya manusia yang berani bermain-main dengan cinta kasih dan keadilan Allah.
Kias hubungan Allah dan umatNya
Umat Allah digambarkan sebagai istri atau mempelai perempuan. Sehingga umat yang tidak setia itu diibaratkan sebagai istri yang tidak setia. (Pelajari kisah Nabi Hosea, Allah memerintahkan Hosea untuk "mengawini seorang perempuan sundal" yang bernama Gomer (Hosea 1:2) untuk melukiskan ketidaksetiaan rohani Israel kepada Allah. Allah memerintahkan seorang nabi yang saleh itu menikahi perempuan sundal untuk menggambarkan berita-Nya kepada bangsa Israel)
Alkitab Perjanjian Baru mengatakan bahwa Gereja adalah mempelai Kristus (Efesus 5:23–32).
* Efesus 5:23
karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.
* Wahyu 21:9
Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba."
Andaikata mempelai perempuan ini berselingkuh, bisa dibayangkan betapa marahnya Sang Mempelai Laki-Laki. Seperti suami yang cemburu, Allah marah jika umatnya berpaling kepada illah-illah lain.
Allah cemburu (Keluaran 34:14), karena Dia adalah satu-satunya Allah, dan Allah tidak mau berbagi kemuliaan dengan berhala, patung, sesuatu apa dan siapa pun juga (Yesaya 42:8; 45:5). Cemburu Allah ini timbul untuk mempertahankan namaNya yang Kudus (Yehezkiel 39:25-29).
Jadi, manusia yang digambarkan sebagai istri/mempelai perempuan harus memberikan kehormatan dan kemuliaan, itu adalah mutlak hak-Nya seutuhnya.
Reff Ayat :
* Keluaran 34:14
Sebab janganlah engkau sujud menyembah kepada allah lain, karena TUHAN, yang nama-Nya Cemburuan, adalah Allah yang cemburu.
* Yesaya 42:8
Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.
* Yesaya 45:5
Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku,
* Yehezkiel 39:25-29
39:25 Oleh sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Sekarang, Aku akan memulihkan keadaan Yakub dan akan menyayangi seluruh kaum Israel dan cemburu-Ku timbul untuk mempertahankan nama-Ku yang kudus.
39:26 Mereka akan melupakan noda mereka dan segala ketidaksetiaan mereka, yang dilakukannya terhadap Aku, kalau mereka sudah diam kembali di tanah mereka dengan aman tenteram dengan tidak dikejutkan oleh apapun,
39:27 dan kalau Aku sudah membawa mereka kembali dari tengah bangsa-bangsa dan mengumpulkan mereka dari tanah musuh-musuh mereka dan pada saat Aku menunjukkan kekudusan-Ku kepada mereka di hadapan bangsa-bangsa yang banyak.
39:28 Dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, Allah mereka, yang membawa mereka ke dalam pembuangan di tengah bangsa-bangsa dan mengumpulkan mereka kembali di tanahnya dan Aku tidak membiarkan seorangpun dari padanya tinggal di sana.
39:29 Aku tidak lagi menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka, kalau Aku mencurahkan Roh-Ku ke atas kaum Israel, demikianlah firman Tuhan ALLAH."
-----
Dengan demikian kita bisa memahami konteks "tuntutan kesetiaan" ini menjadi tanggung-jawab yang harus dipegang oleh seluruh umat Allah sampai pada akhirnya.
Amin.
Blessings in Christ,
BP
July 13, 2006
Keterangan :
Dari diskusi "cemburu" di http://www.jurnalkita.com/forum/f11/979-kasih-itu-tidak-cemburu-2.html#post20174 _________________ Alamat Baru :
http://www.sarapanpagi.org |
|
| Back to top |
|
 |
|
|
You cannot post new topics in this forum You cannot reply to topics in this forum You cannot edit your posts in this forum You cannot delete your posts in this forum You cannot vote in polls in this forum
|
|