| View previous topic :: View next topic |
| Author |
Message |
BP

Joined: 31 Aug 2005 Posts: 1499
|
Posted: Mon Sep 05, 2005 5:06 pm Post subject: YESUS DIKUBUR DENGAN DIKAFANI |
|
|
Tanya :
| Quote: | Yesus dikubur dengan dikafani
(dan bukan dikubur dengan dipeti)
Lihat ayat-ayat dalam Matius 27 : 59, Markus 15 : 46, Yohanes 19 : 40 Setelah disalib, Yesus dikafani dan dikubur
Mengapa orang Kristen sekarang mati dimasukkan peti dan berapkaian pengantin? Mengapa tidak mengikut cara Yesus dikafani? |
JAWAB :
Anda barangkali hanya melihat tradisi barat, apakah Anda pernah melihat bagaimana orang Arab-Kristen dikuburkan? Apakah Anda pernah melihat bagaimana orang Negro-Afrika beragama Kristen dikuburkan? Pernah melihat orang Eskimo beragama Kristen dikuburkan? Apakah mereka mengenakan pakaian pengantin? Perhatikan juga bagaimana orang Barat tetapi non-Kristen dikuburkan, mengenakan pakaian pengantin juga 'kan? Itu adalah tradisi Barat, bukan tradisi Kristen. Kekristenan tidak berjalan berdasarkan tradisi tertentu, karena Kekristenan itu menekankan hal rohani hubungan Allah dengan manusia, dan manusia dengan sesamanya. Bukan adat-istiadat tertentu, bukan tradisi dan bukan hal-hal yang bersifat ibadah ragawi.
Yesus Kristus dikafani karena tradisi yang berlaku pada masyarakat masa itu.
* Matius 27:59
LAI TB, Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih,
KJV, And when Joseph had taken the body, he wrapped it in a clean linen cloth,
TR, και λαβων το σωμα ο ιωσηφ ενετυλιξεν αυτο σινδονι καθαρα
Translit interlinear, kai {lalu} labôn {mengambil} to sôma {jemazah} ho iôsêph {yusuf} enetulixen {membalut/ mengapani} auto {-Nya} sindoni {(dengan) kain linen (kafan)} kathara {bersih}
Aturan membalut jenazah dengan kain kafan itu bukan ajaran agama, melainkan tradisi orang Yahudi. Tidak ada aturan dalam Alkitab bahwa jenazah seseorang itu harus dibalut dengan kain kafan.
* Yohanes 19:40
LAI TB, Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat.
KJV, Then took they the body of Jesus, and wound it in linen clothes with the spices, as the manner of the Jews is to bury.
TR, ελαβον ουν το σωμα του ιησου και εδησαν αυτο οθονιοις μετα των αρωματων καθως εθος εστιν τοις ιουδαιοις ενταφιαζειν
Translit interlinear, elabon {mereka mengambil} oun {lalu} to sôma {jenazah} tou iêsou {Yesus} kai {dan} edêsan {membungkus} auto {-Nya} othoniois {dengan kain-kain lenan (kafan)} meta {dengan} tôn arômatôn {minyak wangi} kathôs {sama seperti} ethos {adat} estin {adalah} tois ioudaiois {(pada) orang-orang Yahudi} entaphiazein {untuk mengubur}
Yesus Kristus memang dikubur dengan dikafani karena demikianlah "menurut adat orang Yahudi", (καθως εθος εστιν τοις ιουδαιοις ; kathôs ethos estin tois ioudaiois).
Tradisi Penguburan :
Adalah tuntutan adat untuk menguburkan seorang keturunan di kuburan keluarga (gua atau lubang dalam karang); demikianlah Sara, Abraham, Ishak dan Rebeka, Lea dan Yakub telah dikuburkan di gua Makhpela, sebelah timur Hebron. Kadang-kadang orang terpaksa dikuburkan di tempat lain kalau ia meninggal jauh dari kuburan keluarga, misalnya Debora dikuburkan dekat Betel dan Rahel di jalan ke Efrata dan kuburan mereka ditandai dengan sebuah tugu dan pohon besar. Tangisan, perkabungan dan pengenaan kain karung mungkin sampai tujuh hari.
Penguburan harus segera dilakukan. Kontak dengan orang mati dan perkabungan yang formal mencemarkan upacara.
Perkabungan :
Perkabungan dengan menangis, mengoyakkan pakaian dan menguraikan rambut diperolehkan bagi imam-imam keturunan Harun tapi tidak diperbolehkan bagi imam agung atau bagi orang nazir di bawah sumpah. Yang tegas dilarang bagi imam dan orang awam ialah melukai ("mengiris daging"), memotong tepi janggut, memotong bersih alis di antara mata dan merajah tanda-tanda. Tidak boleh makan persepuluhan dalam perkabungan atau mengorbankannya kepada orang mati juga terlarang. Perbuatan-perbuatan seperti itu adalah adat orang kafir Kanaan. Wanita-wanita yang tertangkap dalam perang boleh menangisi orangtuanya satu bulan sebelum mereka kawin dengan orang yang menangkap mereka. Bagi pemimpin nasional seperti Harun dan Musa diadakan perkabungan nasional 30 hari sesudah mereka dikuburkan.
Kuburan
Bila mungkin, orang dikebumikan di kuburan keluarga yang diwarisi dari nenek moyang; demikianlah Gideon dan Simson, Asahel dan Ahitofel, mungkin juga Saul. Penguburan di dalam rumah seperti Samuel dan Yoab mungkin artinya sama, kecuali kalau arti harfiahnya adalah di bawah rumah atau di bawah lantai. Jenazah dipikul di atas tandu. Apabila penguburan tidak dapat dilaksanakan tepat pada waktunya, itu dianggap sangat memalukan.
Kuburan biasanya di luar kota; ada sedikit bukti arkeologi tentang kuburan-kuburan keluarga yang mempunyai ruang (atau beberapa ruang) yang bentuknya tidak sama, dipahat pada batu karang dilengkapi dengan bangku-bangku, dapat dicapai melalui jalan sempit dan rendah, daun pintunya terbuat dari batu yang bentuknya sama dengan lubang pintunya. Sebna, bendahara kaya, dijatuhi kutuk oleh Yesaya karena membuat kuburan yang besar di batu karang.
Pada upacara penguburan orang-orang mampu, barang pecah-belah dan barang-barang lain diikutkan dengan jenazah, dimasukkan ke dalam lubang kubur - demikian tradisi bangsa Kanaan. Tapi pada zaman Israel hal itu menjadi sesuatu yang formal. Kadang-kadang di Israel dan di tempat lain pada zaman kuno didirikan tugu peringatan. Di luar Yerusalem ada lahan yang dikhususkan untuk kuburan masyarakat biasa.
Kuburan penjahat yang telah dihukum mati atau musuh, kadang-kadang ditandai dengan timbulan batu, misalnya pendosa Akhan, pemberontak Absalom, raja Ai dan kelima raja Kanaan. Membakar jenazah bukanlah kebiasaan bangsa Yahudi, tapi dalam keadaan sukar jenazah mungkin dibakar, sedemikian rupa, sehingga tulang-tulangnya dapat dikuburkan dalam kuburan keluarga, seperti halnya Saul.
Sebenarnya tidak ada keseragaman dalam hal penguburan mayat dalam Alkitab
contoh :
Mayat YAKUB & YUSUF, dijadikan mummi dan dimasukkan peti :
Pembalseman Yakub dan Yusuf dan pemakaian peti bagi Yusuf sesuai kebiasaan Mesir adalah luar biasa. Mumifikasi menuntut bahwa jeroan harus dikeluarkan dan disimpan tersendiri, dan tubuh harus dikeringkan dengan mengemasinya dengan garam. Kemudian tubuh itu dibungkus dengan kain lenan yang telah diolah dan dibalut keseluruhannya di dalam kain lenan itu. Pembalseman dan perkabungannya biasanya 70 hari, tapi waktunya pembalseman bisa lebih pendek seperti pada Yakub.
* Kejadian 50:2
LAI TB, Dan Yusuf memerintahkan kepada tabib-tabib, yaitu hamba-hambanya, untuk merempah-rempahi mayat ayahnya; maka tabib-tabib itu merempah-rempahi mayat Israel.
KJV, And Joseph commanded his servants the physicians to embalm his father: and the physicians embalmed Israel.
Biblia Hebraic Stuttgartensia (BHS), Hebrew with vowels,
וַיְצַו יֹוסֵף אֶת־עֲבָדָיו אֶת־הָרֹפְאִים לַחֲנֹט אֶת־אָבִיו וַיַּחַנְטוּ הָרֹפְאִים אֶת־יִשְׂרָאֵל׃
Translit, VAYETSAV YOSEF ET-AVADAV ET-HAROFIM LAKHANOT ET-AVIV VAYAKHANTU HAROFIM ET-YISRAEL
* Kejadian 50:26
LAI TB, Kemudian matilah Yusuf, berumur seratus sepuluh tahun. Mayatnya dirempah-rempahi, dan ditaruh dalam peti mati di Mesir.
KJV, So Joseph died, being an hundred and ten years old: and they embalmed him, and he was put in a coffin in Egypt.
Hebrew,
וַיָּמָת יֹוסֵף בֶּן־מֵאָה וָעֶשֶׂר שָׁנִים וַיַּחַנְטוּ אֹתֹו וַיִּישֶׂם בָּאָרֹון בְּמִצְרָיִם׃
Translit, VAYAMAT YOSEF BEN-ME'AH VA'ESER SYANIM VAYAKHANTU OTO VAYISEM BA'ARON BEMITSRAYIM
Yakub dan Yusuf dibalsem dan dimasukkan peti seperti lazimnya orang-orang, namun di era Perjanjian Baru, seseorang yang mati kemudian dikafani dan dikubur adalah hal yang biasa.
* Yohanes 11:44
Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka: "Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi."
* Kisah Para Rasul 5:6
Lalu datanglah beberapa orang muda; mereka mengapani mayat itu, mengusungnya ke luar dan pergi menguburnya.
Dengan demikian, cara penguburan dengan dikafan, bukan cara mutlak harus dilakukan, Yakub adalah nenek moyang orang Yahudi saja dimasukkan peti, dijadikan mummi (dibalsem) demikian juga dengan Yusuf. Jenis kuburannya pun bisa beda-beda, ada yang dimasukkan gua, ada yang ditanam.
Ada beredar tuduhan, yang mengatakan bahwa orang meninggal dunia diberi pakaian rapi dan dibungkus peti mati adalah ajaran Paulus, namun kita tahu dengan sangat jelas bahwa Paulus tidak pernah mengajarkan hal ini.
Umumnya orang-orang Kristen yang meninggal dewasa ini, mereka didandani yang laki-laki memakai jas dasi, yang perempuan memakai gaun putih seperti pengantin dan dimasukkan dalam peti (seperti Film seri 6feet under). Dan mereka dibalsem/diformalin untuk tahan beberapa hari untuk upacara/kebaktian penghiburan bagi keluarga sebelum upacara penguburan. Dan tentu saja tidak seragam, karena ada yang dikubur ada juga yang dikremasi, tergantung situasi dan kondisi dan permintaan yang bersangkutan atau keluarganya. Pemilihan pakaian Pengantin dikenakan kepada mayat itu hanya sebagai symbol, bahwa umat Kristiani, umat yang percaya Kristus menjadi mempelai Kristus. Namun ini bukan tradisi yang mengikat dalam kekristenan.
Blessings,
BP
5 Sep 2005 |
|
| Back to top |
|
 |
|
|
You cannot post new topics in this forum You cannot reply to topics in this forum You cannot edit your posts in this forum You cannot delete your posts in this forum You cannot vote in polls in this forum
|
|